Pages

Jumat, 11 April 2014

Ku Tak Bisa Jauh dari SKS



Lagi…dan akhirnya SKS lagi
karena laporan datang  lagi
meninggalkan sejuta kelelahan yang ada dihati
Laporan, tugas, jurnal, kuis, dan serentetan kegiatan lainnya sudah menjadi santapan para mahasiswa MIPA. Dan mayoritas dari mahasiswa ini memilih untuk mengerjakannya dengan Sistem Kebut Semalam  (SKS). Alhasil, bagi para SKS_er (Sebutan bagi para pecinta SKS)  pada hari-hari padat tugas dan padat laporan  adalah hari yang paling menggalaukan. Dalam waktu semalam dituntut untuk bisa menyelesaikan laporan, tugas dosen, belum lagi harus belajar untuk kuis besok siang. Di malam - malam yang seperti itu yang membuat sebagian dari mahasiswa akan stress berat, setiap menit bagaikan di neraka.
Kisah dari salah seorang mahasiswa ,  praktikum telah menunggu esok hari, laporan belum selesai, tugas pendahuluan masih bersih belum ternodai oleh tinta. Menghitung jam, tinggal 16 jam 35 menit lagi. Eh…ternyata besok ada UTS. Apa yang harus dia lakukan, belajar, mengerjakan laporan atau mengerjakan tugas. Disaat yang galau seperti ini dia akhirnya memutuskan untuk tidak tidur semalaman. Dengan seluruh dayanya dia mengerjakan semuanya. Dengan sebuah kekuatan yang dinamakan “The Power of Kepepet” akhirnya terselesaikan sudah seluruh tugasnya. Tapi apa yang akan terjadi selanjutnya??. Di siang hari saat UTS berlangsung kantuk tak dapat di elakkan. Konsentrasi buyar seketika.  Semua yang dia pelajar menghilang entah kemana.
SKS yang telah mendarah daging ini tetap saja dilakukan oleh mereka para SKS-er meski mereka tahu bahwa hal ini tidak efektif. Hasil yang akan didapatkan dari SKS tidak akan maksimal. Karena dengan SKS para SKS-er dikejar oleh waktu. Namun dengan berbagai alasan klasik mereka memilih sistem ini. Bahkan dengan menggunakan sistem yang demikian, ilmu yang diperoleh sangat kecil. Saat ujian ketika seseorang menggunakan sistem ini yang biasa terjadi adalah mereka menghafalkan suatu materi atau teori, namun mereka tidak memahami apa yang mereka pelajari, sehingga dalam jangka waktu yang sangat singkat semua yang telah dipelajari akan hilang. Padahal dalam aplikasi kehidupan, para mahasiswa MIPA tidak dituntut untuk hafal semua materi dari dosen, namun dituntut untuk memahami apa maksud dari teori – teori yang telah di berikan oleh dosen sehingga saat praktik dalam kehidupan masyarakat mahasiswa memberikan pencerahan kepada masyarakat awam.

SKS lagi
            Banyak mahasiswa telah menyadari bahwa  SKS ini sangat banyak dampak negatifnya, misalnya saja karena kekurangan tidur badan maka akan kelelahan, terlalu memaksakan diri untuk tetap terjaga sangat tidak baik dampaknya.
So, masa membuat laporankan akan segera berakhir, dan UAS telah menyambut. Segera lakukan perubahan. Berikut ada beberapa strategi telah diterapkan dalam literatur psikologi kognitif. Strategi ini menawarkan sejumlah cara yang bagus untuk meningkatkan daya ingat dan retensi informasi. Simak, yuk!
                                                                                                                   
1. Fokuskan perhatian pada materi yang dipelajari
Perhatian adalah salah satu komponen utama dari memori. Agar sebuah informasi pada ingatan berpindah dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang, ada cara yang bisa dilakukan. Apa itu? Cobalah untuk belajar di tempat yang bebas dari gangguan, seperti televisi, musik, atau hiburan lainnya

2. Hindari belajar dengan sistem 'kebut semalam'
Belajarlah secara teratur. Penelitian menunjukkan bahwa dengan sistem belajar yang teratur akan membuat seseorang dapat mengingat materi pembelajaran lebih baik dan lebih panjang daripada mereka yang menggunakan sistem 'kebut semalam', dengan waktu yang sangat terbatas.

3. Susun dan atur setiap informasi yang
akan dipelajari
Para peneliti menemukan bahwa setiap informasi telah diatur dalam memori dan sudah dikelompokkan. Gunakan memori itu untuk menata dan mengorganisasi materi yang Kita pelajari. Cobalah mengelompokkan bagan-bagan atau istilah-istilah secara bersamaan pada catatan Kita.

4. Memanfaatkan perangkat mnemonik
Perangkat mnemonik merupakan alat untuk membantu ingatan/menghafal informasi. Perangkat ini juga menjadi teknik yang sering digunakan oleh siswa untuk membantu mengingat. Dengan cara mengasosiasikan istilah yang akan kita  ingat dengan  benda yang akrab dengan kita. Misalnya, dengan syair, lagu, atau lelucon tertentu.

5. Menguraikan dan melatih lagi setiap informasi yang sudah dipelajari
Untuk mengingat suatu informasi, kita perlu untuk mengkodekan apa yang telah kita pelajari ke dalam memori jangka panjang. Salah satu teknik pengkodean paling efektif dikenal sebagai latihan elaboratif. Contoh dari teknik ini adalah dengan mencari kata kunci dari sebuah definisi. Mempelajari definisi tersebut, kemudian membaca penjelasannya secara lebih rinci. Ulangi proses ini beberapa kali, maka daya ingat kita akan jauh lebih baik.

6. Menghubungkan informasi baru dengan hal-hal yang sudah
diketahui
Ketika sedang mempelajari bahan asing, luangkan waktu untuk menghubungkan informasi tersebut dengan hal-hal yang sudah kita ketahui. Dengan menghubungkan ide yang baru dengan ingatan sebelumnya, kita bisa secara tak diduga mengembangkan kemungkinan mengingat informasi yang baru dipelajari.

7. Visualisasikan informasi untuk meningkatkan daya ingat
Banyak orang mendapatkan keuntungan besar dari memvisualisasikan informasi yang mereka pelajari. Perhatikan foto, grafik, atau gambar dalam buku teks kita. Jika tidak  ada, buatlah sendiri. Gambarlah grafik atau bagan di pinggir catatan Kita. Gunakan stabilo atau pena berwarna pada kelompok yang terkait dengan materi kita.

8. Mengajarkan konsep belajar baru kepada orang lain
Penelitian menunjukkan bahwa dengan mengeraskan suara pada saat belajar akan meningkatkan daya ingat. Pendidik dan psikolog juga menemukan bahwa siswa yang mengajarkan belajar dengan konsep baru kepada orang lain akan meningkatkan pemahaman dan daya ingat. Kita dapat menggunakan pendekatan ini dalam proses belajar kita.

9. Memberikan waktu ekstra pada bagian yang sulit
Pernahkah merasa bahwa mengingat sebuah informasi di awal dan di akhir kadang-kadang lebih mudah? Para peneliti telah menemukan bahwa urutan informasi dapat berperan dalam proses mengingat.Hal ini dikenal sebagai efek posisi serial.
Sementara, mengingat informasi di tengah lebih sulit. Kita dapat mengatasi masalah ini dengan menghabiskan waktu ekstra pada informasi ini. Strategi lain adalah dengan mencoba restrukturisasi informasi sehingga akan lebih mudah untuk diingat. Bila Kita menemukan bagian yang sangat sulit, curahkan waktu ekstra untuk menghafal informasi tersebut.

10. Variasikan rutinitas studi
Banyak cara untuk meningkatkan daya ingat kita, yaitu dengan sesekali mengubah rutinitas belajar. Jika kita terbiasa untuk belajar pada lokasi tertentu, coba pindah ke tempat yang berbeda pada sesi belajar berikutnya. Misalnya, jika kita belajar di malam hari, cobalah menghabiskan beberapa menit di pagi hari untuk meninjau informasi yang telah dipelajari pada malam sebelumnya. Dengan menambahkan unsur baru pada sesi belajar ini, Kita dapat meningkatkan efektivitas secara signifikan dalam upaya kita untuk meningkatkan daya ingat dengan jangka panjang. 


So , kawan segera tinggalkan SKS. UAS telah diambang mata,jangan sampai kawan-kawanku kecewa .

0 komentar:

Posting Komentar